Published on November 1, 2004 at 7:15 AM
Para peneliti dalam uji multi-pusat penting dari Capsule M2Aâ Terserang Endoskopi (Given Imaging, Yoqneam, Israel) menemukan bahwa teknologi baru ini adalah sebanding dengan endoskopi GI atas untuk mendeteksi masalah esofagus parah.
Para peneliti mempelajari 82 pasien, termasuk 73 pasien dengan refluks gastroesophageal dan 9 pasien yang menjalani surveillance untuk esofagus Barret, sebuah kondisi pra-kanker ditemukan pada sampai dengan tiga belas persen pasien GERD. Individu dengan Barrett berada pada peningkatan risiko mengembangkan adenokarsinoma kerongkongan.
Pasien dalam penelitian ini tertelan kapsul esofagus dalam posisi terlentang dan kemudian ditempatkan di bawah sedasi sadar untuk endosocpy GI atas. Para peneliti menafsirkan video dari kapsul esofagus telah menjadi buta untuk hasil endscopy tradisional, dan sebaliknya.
Dari 82 pasien, 55 telah temuan positif pada endoskopi GI atas. Kapsul esophagus diidentifikasi kelainan esofagus di 51 dari 55 pasien. Sensitivitas dari kapsul esofagus untuk mendeteksi Barrett adalah 97 persen dan spesifisitas adalah 100%. Peneliti melaporkan tidak ada efek samping atau kesulitan menelan dalam salah satu dari 82 pasien.
Para peneliti menyimpulkan bahwa kapsul kerongkongan nyaman, aman dan sensitif untuk visualisasi gangguan kerongkongan.
http://www.acg.gi.org/
0777bf29-aaa6-46ef-85e8-7a902855af6d|0|.0