Dampak faktor lingkungan terhadap kesehatan

Published on June 19, 2007 at 7:13 AM · No Comments

The World Health Organization (WHO) merilis pertama kalinya negara-oleh-negara analisis dampak faktor lingkungan terhadap kesehatan.

Data menunjukkan kesenjangan yang besar tetapi juga menunjukkan bahwa di setiap negara, kesehatan masyarakat dapat ditingkatkan dengan mengurangi risiko lingkungan termasuk polusi, bahaya di lingkungan kerja, radiasi UV, kebisingan, risiko pertanian, iklim dan perubahan ekosistem.

Data baru menunjukkan bahwa 13 juta kematian di seluruh dunia dapat dicegah setiap tahun dengan membuat lingkungan sehat. Di beberapa negara, lebih dari sepertiga beban penyakit dapat dicegah melalui perbaikan lingkungan. Negara-negara yang terkena dampak terburuk termasuk Angola, Burkina Faso dan Mali, serta Afghanistan.

Di 23 negara di seluruh dunia, lebih dari 10% kematian adalah karena hanya dua faktor risiko lingkungan: air yang tidak aman, termasuk sanitasi dan kebersihan yang buruk, dan polusi udara dalam ruangan karena penggunaan bahan bakar padat untuk memasak. Di seluruh dunia, anak balita adalah korban utama dan make up 74% dari kematian akibat penyakit diare dan infeksi saluran pernafasan bawah.

Negara berpendapatan rendah paling menderita dari faktor kesehatan lingkungan, kehilangan sekitar 20 kali tahun lagi hidup sehat per orang per tahun daripada negara berpenghasilan tinggi. Namun, data menunjukkan bahwa tidak ada negara yang kebal dari dampak lingkungan pada kesehatan. Bahkan di negara-negara dengan kondisi lingkungan yang lebih baik, hampir seperenam dari beban penyakit dapat dicegah, dan intervensi lingkungan yang efisien secara signifikan dapat mengurangi penyakit jantung dan cedera lalu lintas jalan.

"Perkiraan ini negara adalah langkah pertama menuju nasional membantu para pengambil keputusan di sektor kesehatan dan lingkungan untuk menetapkan prioritas untuk tindakan pencegahan," kata Susanne Weber-Mosdorf, WHO Asisten Direktur Jenderal untuk Pembangunan Berkelanjutan dan Lingkungan Sehat. "Hal ini penting untuk mengukur beban penyakit dari lingkungan yang tidak sehat Informasi ini adalah kunci untuk membantu negara-negara memilih intervensi yang sesuai.."

Profil negara memberikan perkiraan awal dampak kesehatan yang disebabkan oleh risiko lingkungan. Negara dapat menggunakan angka-angka untuk memperbaiki perkiraan mereka sendiri. Meskipun ketidakpastian yang terlibat dalam perkiraan, mereka menunjukkan peluang untuk tindakan yang ditargetkan untuk mencegah penyakit.

Untuk tujuan penilaian ini, faktor lingkungan termasuk polusi, faktor pekerjaan, radiasi UV, kebisingan, metode pertanian, iklim dan perubahan ekosistem, lingkungan dibangun dan perilaku orang.

Data menunjukkan bahwa intervensi rumah tangga secara dramatis dapat mengurangi tingkat kematian. Menggunakan bahan bakar bersih seperti gas atau listrik, menggunakan perangkat memasak yang lebih baik, meningkatkan ventilasi atau memodifikasi perilaku masyarakat (seperti menjaga anak-anak dari asap) bisa memiliki dampak besar pada infeksi pernapasan dan penyakit di kalangan perempuan dan anak-anak.

Intervensi di tingkat komunitas atau nasional akan melibatkan mempromosikan rumah tangga pengolahan air dan penyimpanan yang aman, dan memperkenalkan kebijakan energi yang mendukung pembangunan dan kesehatan. Misalnya, mengurangi tingkat polusi udara (diukur oleh PM 10) sebagaimana diatur dalam WHO Panduan Kualitas Udara akan menyimpan 865 diperkirakan 000 jiwa per tahun.

Read in | English | Español | Français | Deutsch | Português | Italiano | 日本語 | 한국어 | 简体中文 | 繁體中文 | Nederlands | Bahasa | Русский | Svenska | Polski