Read in | English | Español | Français | Deutsch | Português | Italiano | 日本語 | 한국어 | 简体中文 | 繁體中文 | Nederlands | Bahasa | Norsk | Русский | Svenska | Polski

Identifikasi biomarker diagnostik untuk infeksi pada bayi

Published on October 14, 2008 at 6:45 PM · No Comments

Infeksi adalah penyebab utama kematian bayi di seluruh dunia, dan khususnya pembunuh umum lemah, bayi prematur.

Tes diagnostik saat ini bisa lambat dan non-spesifik, namun para peneliti sekarang telah mengidentifikasi biomarker potensial dalam darah yang dapat dengan cepat mengidentifikasi kedua timbulnya infeksi dan jenis mikroba.

Sistem peredaran darah adalah sarang utama aktivitas sistem kekebalan tubuh, sehingga Stephen Kingsmore dan rekan menganalisis sampel plasma dari 107 bayi prematur terinfeksi dan tidak terinfeksi untuk mencoba dan mengidentifikasi protein yang dipercaya dapat mengidentifikasi sebuah negara yang terinfeksi.

Analisis mereka mengungkapkan delapan protein, yang berhubungan dengan respon imun seperti peradangan dan pembekuan darah, yang secara konsisten selama-disajikan pada neonatus yang terinfeksi. Selain itu, tingkat relatif dari protein serum dapat memberikan wawasan tentang jenis infeksi (misalnya, protein inflamasi IL-6 dan IL-8 adalah 1000 kali lipat lebih tinggi pada infeksi streptokokus dibandingkan dengan jenis lainnya).

Kingsmore dan rekan tidak diketahui bahwa biomarker ini tidak sepenuhnya akurat dan dengan demikian tidak siap untuk penggunaan rutin, tetapi dengan studi tambahan menggunakan angka yang lebih besar pada bayi dan berbagai jenis analisis (beberapa di antaranya sudah berlangsung), satu set dapat diandalkan biomarker infeksi segera menjadi tersedia.

http://www.asbmb.org/